Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sholat Taubatan Nasuha

Sholat Taubatan Nasuha

Semua orang pastilah melakukan kesalahan dalam hidupnya, namun tak ada kata terlambat untuk menebus kesalahan tersebut. Baik kesalahan kecil maupun kesalahan yang sangat besar sekalipun, Allah selalu memberi pintu ampunan kepada hamba-Nya yang bertaubat. Mengenal lebih mendalam tata cara taubat nasuha, akan sangat membantu dalam perubahan hidup menjadi lebih baik. Sholat Taubatan Nasuha adalah sholat sunnah untuk memohon ampunan sekaligus bertaubat atas dosa yang telah kita lakukan. Taubatan nasuha dapat disebut dengan bentuk penyesalan tertinggi terhadap apa yang sudah dilakukan. Selain itu, penyesalan harus dilakukan dengan hati yang tulus dan bersungguh-sungguh. Bagaimana untuk melakukan taubat nasuha yang benar? Berikut pembahasannya:
sholatTaubatan Nasuha
Sholat Taubatan Nasuha 

Sholat Taubatan Nasuha

1. Mengenal Syarat-Syarat Taubat: Sebelum melakukan taubat nasuha akan lebih baik jika mengenal syarat-syarat untuk taubat. Syarat yang pertama yaitu beragama islam, syarat lainnya yaitu tulus ikhlas dalam mengharapkan ridho Allah. Selain itu, mengakui dosa yang dilakukan dan menyesalinya, meninggalkan perbuatan dosa yang sama, serta menjalin hubungan baik dengan sesama. 2. Mengucapkan Istigfar: Tata cara taubat nasuha selanjutnya yaitu mengucapkan istigfar. Kalimat istigfar memiliki arti memohon ampun kepada yang maha agung, maka ucapkanlah istigfar dengan bersungguh-sungguh. Selain itu, HR. Ahmad menyebutkan bahwa apabila orang banyak membaca istigfar, maka kesedihannya akan segera berakhir dan mendapatkan kelapangan. 3. Menyesal Dengan Bersungguh-Sungguh:Setelah mengucapkan istighfar, yang harus dilakukan selanjutnya yaitu menyesali segala kesalahan dengan bersungguh-sungguh. Apabila melakukan kesalahan tanpa disengaja, maka segera mengucapkan istigfar kembali, namun jangan melakukan kesalahan berulang kali. Selain itu, sampaikan beberapa doa setelah sholat, dan melakukannya secara bersungguh-sungguh. 4. Meninggalkan Dosa-Dosa Besar Serta Yang Memicunya: Perlu diketahui bahwa meninggalkan shalat dengan sengaja dan berzina termasuk pada dosa besar, dan beberapa dosa besar lainnya. Jika berniat untuk melakukan taubat, maka lakukanlah secara sungguh-sungguh dengan meninggalkan dosa-dosa besar. Selain itu, usahakan untuk meninggalkan dosa-dosa kecil yang dapat memicu melakukan dosa besar. 5. Tekad Yang Kuat Untuk Tidak Mengulangi: Selain berusaha untuk meninggalkan dosa-dosa yang sama, hendaknya dilandasi dengan tekad untuk tidak mengulanginya. Berpegangan pada tekad kuat yang dimiliki, maka akan meminimalisir mengulangi dosa-dosa kecil maupun besar. Tentunya tekad itu akan tetap terjaga dengan istiqomah dalam melaksanakan ibadah. 6. Mendekatkan Diri Kepada Allah Swt: Dengan beberapa tata cara taubat nasuha yang sudah disebutkan, hal yang tidak boleh terlewati adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt. Mengubah pribadi menjadi lebih baik tentunya dengan selalu menjalankan ajaran-ajaran Islam. Kedekatan seorang hamba dengan Allah dapat membuat hidupnya akan selalu terasa lapang dan mudah. 7. Melaksanakan Shalat Taubat: Tata cara taubat nasuha yang dapat dilakukan selanjutnya yaitu melaksanakan shalat taubat. Waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat taubat yaitu saat sepertiga malam. Selain itu, shalat taubat dapat dilaksanakan sebelum atau sesudah shalat tahajud. Sampaikanlah segala keresahan, penyesalan dan kesalahan yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. Heningnya malam akan membuat khusyuk dalam melaksanakannya. 8. Berada di lingkungan yang baik: Lingkungan menjadi salah satu yang sangat penting untuk melakukan perubahan pada diri. Berada pada lingkungan yang baik akan sangat memudahkan seseorang dalam melakukan perubahan ataupun taubat nasuha. Selain itu, bersama dengan orang yang dapat membimbing ke hal-hal positif tentu akan mendorong untuk melakukan kebaikan terhadap sesama. 9. Merahasiakan: Merahasiakan yang dimaksudkan adalah membiarkan apa yang sudah terjadi menjadi urusan seorang hamba dengan tuhannya. Apapun dosa yang sudah dilakukan, baik dosa kecil maupun besar, kesalah yang disengaja maupun tidak, biarlah Allah yang mengetahuinya. Karena, hanya Allah lah yang pantas untuk menilai hambanya. Nah, itulah tata cara taubat nasuha yang dapat dilakukan oleh seorang muslim. Tata cara tersebut dapat dicoba untuk memohon ampunan dan menyesali dosa-dosa yang telah diperbuat. Bertaubat dapat dilakukan kapan saja, namun berusaha pula untuk tidak melakukannya kembali. Semoga ulasan tersebut dapat memberi manfaat untuk siapa saja yang ingin melaksanakannya.

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Pada pelaksanaanya sholat taubat Nasuha tidak berbeda dengan sholat wajib, yang menjadikan perbedaannya adalah sholat taubat nasuha di awali dengan penyesalan yang dalam terhadap perbuatan yang termasuk dosa dan niat yang tulus dan kuat untuk tidak mengulangi kesalahan dan dosa serupa.

Sholat Taubat Berapa rakaat

Sholat taubatan Nasuha cukup dilakukan dengan dua rakaat, yang penting dijalani dengan ikhlas, pengakuan atas doa yang dilakukan, dan peyesalan serta berjaniji untuk tidak mengulangai doa serupa lagi.

Sholat Taubat zina

Salah satu doa besar adalah Zina. Orang yang telah terlanjur melakukan zina harus bertaubat, menyesal dan berjanji untuk mengulangi lagi. Salah satu cara untuk bertaubat adalah dengan mendirikan sholat taubatan nasuha. Insha Allah asal disertai niat yang tulus, penyesalan yang kuat sesungguhan Allah maha Pengampun, dan hanya Allah yang bisa mengampuni dan memberi rahmat kepada manusia.

Berikut adalah tata cara sholat taubat Nasuha:

Sholat Taubatan Nasuha
Sholat Taubatan Nasuha

1.Setelah dalam keadaan suci, menghadap kiblat lalu membaca niat sholat taubat nasuha:

Ushalli sunatan taubati ra'ataini lillahi ta"ala

2. Dilanjutkan takbiratulihram
3. Membaca surat Al fatihah
4. Membaca surat pendek
5. ruku'
6 I'tidal
7. sujud pertama
8. Duduk diantara dua sujud
9. sujud kedua

10. Bangun untuk rakaat kedua kemudian ulangi seperti rakaat pertama sampai sujud terakhir membaca,"Laila ha ila Anta, Subhanakaini minadzolimin"
Tiada tuhan selain Engkau, sesungguhnya aku orang yang menzholimi diri sendiri.
doa ini Masyur dalam quran yang terkenal dengan doa Nabi Yunus saat di didalam perut ikan paus

11. Tahiyat Akhir
12. Salam.

Setelah selasai sholat taubat nasuha, perbanyak istighfar, rasa penyesalan telah melakukan dosa, dan menyakini seyakin-yakinnya bahwa Allah pasti mengampuni.

Doa sholat Taubat Nasuha latin


ALLAHUMMA ANTA RABBII LAA ILAAHA ILLA ANTA. KHALAQTANII WA ANAA 'ABDUKA WA ANAA 'ALAA 'AHDIKA WAWA'DIKA MAS TATHA'TU A-'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA'TU ABUU-U LAKA BINI' MATIKA 'ALAYYA WA-ABUU U BIDZANBII FAGHFIRLB FAINNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA.

Artinya :

"Ya Allah, Engkau Tuhan kami, tidak ada Tuhan kecuali Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hambaMu. Dan aku juga dalam ketentuan serta janjiMu sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada Engkau dari semua kejahatan yang telah Engkau ciptakan, aku mengakui nikmat yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, sebab itu berilah ampunan kepadaku, sebab tidak ada yang bisa memberi ampunan, kecuali hanya Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan dari segala kejahatan apa yang kulakukan".

Setelah selesai sudah semestinya kita selalu berusaha semampu kita untuk tidak mengulangi dosa kita terutam dosa-dosa besar, sepertin menyekutukan Tuhan ( syirik ), zina, riba dan lain sebaganya. Namun kita harus yakin bahwa Allah akan mengampuni kita karena Allah maha pengampun.

Semoga Allah senantiasa, memberi Ampunan dan Rahmatnya, kepada kita karena hanya ampunan dan rahmatNyalah kita akan selamat dunia dan Akhirat kelak

Aamiin

Wallahu'alam





Post a Comment for "Sholat Taubatan Nasuha "