Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketahuilah Tata Cara Tadarus Al Quran yang Baik dan Benar

Ketahuilah Tata Cara Tadarus Al Quran yang Baik dan Benar Tadarus adalah kegiatan ibadah yang pahala diberikan bagi yang menyimak dan bagi pembaca dihitung per huruf sehingga pahala yang didapat tak terhitung jumlahnya. Tadarus juga memberikan ketenangan hati bagi pembaca dan pendengarnya meski tidak memahami artinya. Selain itu Tadarus sendiri memiliki tata cara atau adab. Tata cara tadarus Al-Quran ini berdasarkan firman ALLAH SWT dan hadist nabi, berikut adab nya: Tata Cara Tadarus Al Quran yang Baik dan Benar
Quran

Quran

1. Tadarus Bersama Orang yang Sangat Memahami Al-Quran Tadarus dianjurkan untuk turut memaknai setiap ayat sehingga tak hanya sekedar mengaji namun juga memahami maksud ayat. Untuk itu dibutuhkan orang yang lebih ahli dalam artian guru untuk menjelaskan makna ayat dan membenarkan bacaan. Diriwayatkan bahwa Rasulullah pun membaca Al-Quran dengan malaikat Jibril untuk menjelaskan makna dari setiap ayat. Begitu pula dengan para sahabat, mereka belajar empat ayat setiap harinya dan menerapkan isi dari ayat tersebut di kehidupan sehari-hari. 2. Niat Karena Allah atau Lillahita’ala Sebelum mulai mengaji pastikan niatnya hanya karena Allah bukan sebab lain yang bisa menimbulkan sifat ria’. Niat karena Allah seperti berzikir, mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa atau mengharap kan pahala bukan ingin dipuji orang lain atau tujuan tidak baik lainnya. Jika niat tadarus bukan karena Allah Ta’ala maka berkah tadarus tak akan didapati dan pahala berkurang. 3. Diri dalam Keadaan Suci Seseorang yang membaca Al-Quran harus dalam keadaan suci atau berwudhu. Hukum untuk Al-Quran berbahasa Arab pun demikian. Wanita yang sedang haid haram hukumnya menyentuh mushaf bahasa Arab. Namun untuk mushaf terjemahan diperbolehkan tidak dalam keadaan berwudhlu. Pakaian yang dikenakan pun harus suci dari hadas dan najis. Selain suci, orang yang ingin tadarus juga dianjurkan untuk berkumur terlebih dahulu dan tidak makan minum selama menyimak bacaan. 4. Tadarus di Tempat yang Suci Selain badan yang suci, tadarus haruslah di tempat yang suci termasuk sajadah yang dijadikan alas. Sebagaimana yang diketahui bahwa Al Quran adalah kitab suci yang turun dari Allah sehingga harus diagungkan dan dibaca di tempat yang layak. Maka sebaiknya tadaruslah di tempat suci kecuali dalam keadaan genting. 5. Memulai dengan Membaca Ta'awudz dan Basmalah serta Mengakhirinya dengan Shodaqallahul Adzim Tata cara tadarus Al Quran selanjutnya ialah dimulai dengan membaca Taawudz di awal mengaji dan dilanjutkan dengan basmalah. Terkecuali pada surat Al Baqarah, haram hukumnya membaca basmalah di awal surat ini, jadi setelah Ta'awudz langsung ayat pertama. Selesai membaca pun diakhiri dengan Shodaqallahuladzim yang artinya Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya. 6. Memelankan Suara Jika Ada Orang yang Sedang Sholat Fardhu Ketika terdapat orang lain yang sedang mengerjakan ibadah fardhu maka sebaiknya memelankan suara bacaan agar tidak mengganggu kekhusyukan orang tersebut. Sholat fardhu yang sifatnya wajib lebih diutamakan dari tadarus sehingga orang yang mengaji sebaiknya bertolenasi akan hal ini. 7. Membaca dengan Tartil Mengaji lebih dianjurkan dengan tartil atau hukum bacaan yang benar. Tadarus dengan tartil juga diartikan dengan membaca dengan pelan sehingga meresapi setiap ayat dan maknanya. Jadi, setelah mengetahui tata cara ini hindarilah mengaji dengan terburu-buru yang masih banyak dilakukan orang hingga kini. Itulah tata cara tadarus Al Quran yang harus dilakukan agar pahala yang didapat diperoleh penuh. Pahala membaca Al Quran saat Ramadhan dilipatgandakan hingga 10x per huruf, ditambah pula dengan menyimak bacaan dan memaknai secara mendalam setiap ayat pun akan diperoleh sekaligus. Jadi, pahala yang didapat jauh berlipat-lipat dari hanya membaca sendiri di hari biasa. Namun bukan berarti mengaji hanya saat Ramadhan ya. Selamat tadarus!


Post a Comment for "Ketahuilah Tata Cara Tadarus Al Quran yang Baik dan Benar"