Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Macam macam Zakat Mal yang Wajib Dibayar Umat Islam

Zakat Mal dan Zakat Fitrah Inilah Perbedaan Keduanya

Membayar zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan para muslim yang berkecukupan dan mampu. Zakat sendiri dibagi dua yakni zakat mal dan zakat fitrah. Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan diantara keduanya. Untuk itu kali ini akan dibahas mengenai perbedaan zakat mal dan zakat fitrah.

Zakat Mal dan Zakat Fitrah Inilah Perbedaan Keduanya

Zakat Mal dan Zakat Fitrah 


Perbedaan Waktu Pembayarannya

Inilah yang menjadi perbedaan mendasar diantara keduanya. Zakat mal dapat dibayarkan setiap tahun dan tidak ada batasan waktu untuk mengeluarkan zakat mal ini. Asalkan sudah memenuhi syaratnya, yakni harta benda yang dimiliki sudah selama satu tahun atau haul.

Sedangkan zakat fitrah wajib dilaksanakan dan dibayarkan saat hari-hari terakhir bulan Ramadhan atau sebelum hari raya idul fitri. Zakat ini bisa dibayarkan apabila mampu dan sudah berkecukupan. Jika tidak mampu maka akan masuk ke dalam golongan yang akan menerima zakat tersebut.

Perbedaan Secara umum

Jika tadi sudah dibahas perbedaan kedua zakat dari segi waktu pembayarannya, selanjutnya akan dibahas satu persatu dan lebih terperinci. Berikut adalah pembahasannya.

1. Zakat Mal

Zakat mal adalah zakat yang wajib dibayarkan atau dikeluarkan untuk seseorang yang memiliki harta benda di luar kebutuhan sehari-hari. Orang-orang yang diharuskan membayar zakat mal adalah orang yang sudah mampu dan dapat membeli barang di luar kebutuhan sehari-harinya. 

Seperti memiliki emas, properti, bangunan yang disewakan, surat berharga, uang, dan barang berharga lainnya di luar barang atau kebutuhan pokok. Zakat mal ini tidak semata mata hanya untuk melakukan amalan saja. Tetapi juga bertujuan untuk membersihkan harta dari hak orang fakir dan miskin. 

Karena di dalam harta tersebut memang terdapat hak kaum fakir miskin, dan apabila tidak dibayarkan atau dikeluarkan maka harta yang dimiliki tidak mendapat ridho dari Allah.

Zakat mal terbagi menjadi beberapa jenis yaitu, zakat atas penghasilan, zakat atas simpanan, zakat hasil perniagaan, zakat hasil pertambangan dan zakat hasil ternak dan pertanian.

Perlu diingat bahwa harta yang dibayarkan haruslah harta milik sendiri dan harus diluar harta untuk mencari makan sehari-hari atau untuk bekerja. Tidak boleh menggunakan harta dari pinjaman karena harta tersebut bukan milik sendiri, melainkan milik orang lain.

2. Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang dibayarkan oleh umat muslim saat bulan Ramadhan. Kewajiba zakat ini dibayarkan dengan memberi beras sebanyak 3,5 liter atau setara 2,5 kilogram. 

Beras yang diberikan diusahakan memiliki kualitas yang sama dengan yang dikonsumsi oleh si pemberi zakat pada kehidupan sehari-harinya. Dengan melakukan zakat fitrah diharapkan dapat membersihkan diri dan menghindarkan diri dari perbuatan yang sia-sia.

Jika zakat mal hanya ditujukan untuk seseorang yang sudah merdeka dan berkecukupan, berbeda dengan zakat fitrah yang wajib dibayarkan oleh siapapun. Bahkan bayi yang baru lahir, saat Ramadhan tiba harus dibayarkan zakat fitrahnya. Zakat fitrah tidak hanya dapat dibayarkan dengan beras, tetapi bisa diganti dengan sejumlah uang yang nilainya sama dengan harga beras tersebut.

Jangan lupa untuk membayarkan atau menyalurkan zakat kepada badan-badan penerima zakat terpercaya. Agar zakat yang diberikan benar-benar disalurkan kepada yang berhak atas zakat tersebut. 

Zakat ini memiliki banyak pahala dan manfaat bagi siapapun yang menjalankannya. Zakat tidak akan mengurangi harta, malah sebaliknya dengan berzakat maka harta serta pahala kebaikan akan terus bertambah.

Itulah perbedaan zakat mal dan zakat fitrah. Perbedaannya cukup sederhana untuk dimengerti siapapun. Semoga artikel ini bisa membantu untuk yang sedang mencari perbedaan di antara zakat mal dan zakat fitrah.

Post a Comment for " Macam macam Zakat Mal yang Wajib Dibayar Umat Islam"